Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Cerpen Tentang Kehidupan Sehari Hari


Contoh Cerpen Tentang Kehidupan Sehari Hari

contoh cerpen dalam kehidupan sehari-hari?

1. contoh cerpen dalam kehidupan sehari-hari?


cerpen mbantu orang tua. maaf, pertanyaannya kurang jelascerpen tentang smash dengan JKT 48


2. contoh cerpen dalam kehidupan sehari-hari


Untuk mengetahui pengertian cerpen lengkap dengan contohnya dapat kunjungi 

http://www.materibelajar.id/2016/04/teks-cerpen-pengertian-ciri-ciri-contoh.html

Semoga bermanfaat :)

3. contoh cerpen tentang kehidupan sehari hari​


Menemukan Dompet

Sudah beberapa bulan aku menunggu panggilan kerja. Rasanya hariku pilu bingung tanpa arah. Kerjaanku hanya luntang-lantung di rumah. Aku bingung harus ngapain. Ingin usaha tapi tak punya modal. Suatu hari, kuniatkan untuk bertemu teman-temanku, sekedar berbagi tentang masalahku ini.

Saat jalan menuju rumah temanku, di samping jalan sedikit ujung dari trotoar, aku melihat sebuah dompet berwarna hitam. Kuhampiri dompet itu, kubuka, dan kulihat isinya. KTP, SIM A, beberapa surat- surat penting, tabungan yang isinya fantastis, dan sebuah kartu kredit. Dalam pikiranku muncul suara agar aku menggunakan isi dalam dompet itu.

Tapi tidak, aku harus mengembalikan dompet ini pada pemiliknya. Tak selang berapa lama setelah aku pulang dari rumah temanku, kukembalikan dompet itu. Bermodalkan alamat di KTP, aku menemukan rumahnya di perumahan elit dekat dengan hotel Grand Palace. Kupencet bel dan kemudian dibuka oleh tukang kebun yang bekerja di rumah itu.

“Permisi, Pak. Benarkah ini alamat Pak Budi?” Tanyaku.

“Iya benar. Anda siapa, ya?” Tanya tukang kebun.

“Saya Adi, ingin bertemu dengan Pak Budi. Ada urusan penting.”

“Baiklah silakan masuk, kebetulan bapak ada di dalam,” Pinta tukang kebun.

Aku masuk dengan malu-malu ke dalam rumah megah pemilik dompet yang kutemukan.

“Ada apa? Siapa Kamu?” Tanya pemilik rumah itu kepadaku.

“Saya Adi, Pak. Mohon maaf sebelumnya, saya menemukan dompet Bapak di trotoar dekat hotel.”

“Oh, ya silakan duduk, Nak!”

Aku duduk di dekat beliau dan menyerahkan dompet yang kutemukan tersebut.

“Kau tinggal di mana, Nak? Dan bekerja di mana?” Tanyanya dengan penasaran.


4. contoh cerpen singkat tentang kehidupan sehari-hari.


cerpen kupu kupu ibuCerpen Tentang Riwayat Hidup

5. Contoh Cerpen deskripsi di kehidupan sehari-hari


Ayah, Panutanku

Ayahku bernama Abu Salamn. Ayah berpostur sedang, berumur sekitar 53 tahun. Rambutnya putih beruban. Di dagunya terdapat bekas cukur jenggot berwarna putih . Kulit ayahku berwarna sawo matang. Wajah ayah tipikal Jawa dengan rahang yang kuat dan hidung mancung. Matanya hitam pekat dengan alis tipis diatasnya.

Ayahku orang yang penyabar. Wajahnya teduh dan selalu tersenyum menghadapi masalah apa pun. Ya, ayahku adalah orang paling sabar yang pernah kukenal. Tidak pernah terlihat marah-marah atau membentak. Beliau selalu menunjukkan perasaannya lewat gerakan bermakna di wajahnya. Jika melihat anaknya yang bandel, ayah hanya menggeleng sambil berkata lirihuntuk membujuknya.

Ayahku sangat pendiam, bahkan bisa dikatakan ayahku merupakan orang yang irit dalam berkata, lebih suka memberi contoh langsung kepada anaknya tanpa menggurui. Bagai air yang mengalir tenang, tetapi sangat dalam. Beliau adalah teladan bagi anak-anaknya


6. contoh cerpen tentang kehidupan sehari hari​


Jawaban:

jadikan Jawaban tercerdas

jangan lupa follow

maaf kalo salah

semoga bermanfaat ◖^ᴥ^◗

#belajar bersama ferdy2k18

Penjelasan:

Tak Konsisten”

Terdengar bunyi alarm begitu keras mengusik tidur agus yang begitu terlelap. Dia mengeliat menahan rasa kantuk. Kemudian dia membuka matanya secara perlahanTak Konsisten Oh Tuhan!” Agus terkejut melihat jam ternyata pukul 07.oo pagi. Dia langsung bergegas menuju kamar mandi, kemudia dia mandi dan merapikan diri lalu tancap gas untuk pergi ke kantor. Sesampainay ia di kantor, dia sudah terlambat menghadiri meeting yang diajukan dari jam biasannya karena bosnya akan segera pergi keluar Negri.

“Maaf, Pak. Saya boleh masuk?” Tanya Agus pada bosnya yang sedang memimpin meeting.

”Iya, silahkan duduk, Gus, tapi maaf hari ini proyekmu digantikan oleh Riyan.”

“Tapi kenapa, Pak? Saya hanya terlambat sebentar.”

“Ini bukan masalah sebentar atau lama. Kita di perusahaan ini para pekerja profesional. Project itu dari dulu saya percayakan sama kamu tapi kamu ternyata tidak bisa konsisten. Meskipun telat sebentar, ada diantara temanmu yang bisa memberi ide bagus untuk proyek itu. Jadi maaf sekali lagi, sudah bagus kamu tidak saya keluarkan dari tim.” Jelas bosnya dengan tegas.

Langsung seketika Agus terdiam dengan wajah yang penuh dengan penyesalan. Setelah meeting selesai Agus pergi menuju meja kerjanya.

“Kamu kenapa hari ini, Gus? Sampai telat seperti ini tak seperti biasannya.”

“Ini salahku, Dev. Aku begadang semalam nonton bola Tim kesukaanku sampai larut malam, sampai-sampai aku lupa kalau ada project penting dan seharusnya menguntungkan bagiku.”

“Hmm makanya kamu harus mengutamakan profesi dari pada hobi.” Sambung Devi sedikit menasehati.

maaf agk lama


7. contoh cerpen dalam kehidupan sehari-hari


dongen kancil yg bijak
dongeng sinderelaTrauma

Terdengar suara ketukan pintu dari luar.

“Silakan masuk.” Sambung Pak Toni dari dalam ruangan.

“Maaf, Pak Toni ada, Pak?” Tanya seorang pemuda yang dipanggil interview panggilan pekerjaan.

“Engga, silakan keluar!“

“Baiklah.”

“Di mana Pak Toni? Kenapa OB yang berada di dalam?” Tanya pemuda itu pada petugas di luar ruangan.

“Ya yang di dalam tadi itu Pak Toni. Dia memang begitu, suka berpura – pura berpenampilan seperti OB untuk mengetes karyawannya.” Ia menjelaskan.

“Maksudnya?”

“Ya kamu gak lolos hari ini, memang begitu Pak Toni. Dahulu dia pernah trauma dengan beberapa karyawannya karena materi.”


8. berikan contoh cerpen tentang kehidupan sehari hari?​


Jawaban:

Pada hari kamis siswa SD Cemara pergi untuk mengikuti outbond . Toni dan Cika tidak sengaja menyenggol guci yang ada di tempat itu. Mereka pun kaget dan lari terjerit jerit , gak disangka sangka guci itu berada ditempat Toni dan Cika duduki . Toni dan Cika mulai berdoa " ya allah semoga kami tidak terkena maha bahaya , aminn" kata kata yang mereka ucapkan. Mereka terkejud karna bahu mereka ada yang menarik , ternyata ibu guru nya cuman memegang bahu mereka dan memanggil untuk sarapan siang . Ibu guru mengatakan kepada mereka " disini banyak guci yang mirip , artistik nya bagus " dan mereka lega apa yang dibicarakan ibu guru tadi . Toni dam Cika janji tidak akan buat ulah lagi .

maaf kalok salah / kepanjangan / gak nyambung


9. contoh cerpen tentang peristiwa kehidupan sehari hari


Tadi Siang Aku Bermain Sepak Bola , Tiba Tiba Teman Ku Terjatuh Akibat Terpeleset , Setelah Itu Kami Mengobati Nya , Setelah Mengobati Nya Kami Pulang Ke Rumah Masing Masing. Dan Aku Menceritakan Kejadian Itu Pada Ibu Ku Dan Ibu Berkata Berhati Hati Lah Saat Bermain. Pada hari minggu,Sunarjo baru bangun dari tempat tidurnya. Lalu ia langsung mandi dan dia setelah mandi akan makan. Setelah makan,Sunarjo lalu berangkat ke warnet pada jam 06:32

10. contoh cerpen dalam kehidupan sehari-hari​


Jawaban:

Setiap harinya aku bangun jam 05:00 dan aku mandi pada jam 06:00 setelah mandi aku sarapan dan setelah sarapan aku membantu ibu ku untuk membereskan rumah setelah membereskan rumah aku langsung mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru ku


11. Contoh cerpen yang bertemakan Kehidupan sehari-Hari


Sekolah
setiap hari,kecuali hari Minggu aku selalu pergi ke sekolah. Sekarang aku masih duduk di bangku kelas 6, dan sekolahku dekat banget dengan rumahku.

12. contoh cerpen ke hidupan sehari hari padat


Today i and my family went to the swimming pool.In the swimming pool i play with my cousin and my little brother to have some fun...and than after that i go to the market for buy some food and some drink.and than i and my family go home...we are very tired..

semoga membantu yooo!!!

13. contoh cerpen dalam kehidupan sehari-hari


1. Cerpen Tentang Riwayat Hidup
2.  cerpen kupu kupu ibu

14. contoh cerpen singkat tentang kehidupan sehari-hari.


Contoh cerpen singkat sehari-hari

"Belajar dari Satpam Sekolah"

Pagi itu aku yang sedang sarapan dengan tenang tiba-tiba tersedak karena melihat jam sudah pukul 6.40 Aku menggowes sepeda dengan cepat. Sialnya gerbang sekolah sudah ditutup dan pak satpam dengan wajah kesal berkata padaku di balik gerbang.  Lalu dibukakannya pintu gerbang itu, namun aku dan beberapa murid lain dihukum dengan berdiri di halaman depan sekolah sampai jam pertama selesai. Aku melirik pos satpam, sebuah tempat dimana laki-laki itu setiap pagi datang dan bekerja sampai sore hari tiba.  

Namanya adalah Pak Bejo, tapi anak-anak sering memanggilnya “Mang Ojo”, entah aku tak tau siapa pencetus panggilan tersebut pada Pak Bejo. Dia sangat popular di SMA Negeri 4 Surabaya karena dekat dan ramah dengan murid-murid, khususnya murid laki-laki.  

Lama setelah itu aku juga semakin akrab dengan satpam tersebut, yang kawan-kawanku selalu memanggilnya Mang Ojo. Pernah suatu ketika dia menceritakan kepadaku dan kawan-kawanku tentang dia sewaktu seusia kami.  

“ Dulu, Mamang pernah sekolah seperti kalian. Tapi mamang tidak bisa melanjutkannya hingga selesai, karena orang tua mamang tidak bisa membiayainya” imbuh dia dengan senyum menutupi.  

“Kalian, harus memanfaatkan kesempatan kalian untuk mengais ilmu disini, makanya mamang suka marah pada kalian yang suka terlambat masuk” sambungnya.  

Dia kemudian melanjutkan ceritanya. Ternyata di rumahnya dia menyediakan perpustakaan mini untuk para tetangganya yang ingin sekolah namun terkendala ekonomi keluarga. Aku pun sangat kagum dengan perjuangan Pak Bejo. Ditengah biaya hidup yang semakin susah, kulit kian keriput serta rambut kian memutih, dia masih bisa membantu orang-orang di sekitarnya. Terimakasih, Pak.

Pembahasan

Apa itu cerpen? Cerita pendek atau 'cerpen' merupakan suatu teks yang pada umumnya menggambarkan atau menceritakan kisah fiktif dengan tema kehidupan sehari - hari.  

Dalam KBBI Cerpen dituliskan tidak lebih dari 10.000 kata, dan pada umumnya menceritakan konflik atau permasalahan pada tokoh utamanya, dengan alur cerita yang pendek.  

Cerpen terdiri atas 6 Struktur  :    

Abstrak, yaitu bagian Pendahuluan atau pemaparan gambaran awal dari cerita yang dikisahkan. Pada cerpen, abstrak pada umumnya digunakan sebagai pelengkap cerita. Maka dari itu abstrak bersifat opsional atau bisa jadi tidak ada pada cerpen tersebut.Orientasi : yaitu bagian cerpen yang menjelaskan tentang latar cerita seperti waktu,  suasana, tempat/lokasi yang digunakan dalam penggambaran cerpen.Komplikasi : yaitu bagian cerpen yang berhubungan dengan pemaparan awal suatu masalah atau munculnya konflik yang sedang dihadapi oleh tokoh. Watak dari tokoh dalam cerpen juga dijelaskan pada bagian ini. Selain itu pada bagian komplikasi juga  menjelaskan urutan kejadian yang berhubungan dengan sebab-akibat.Evaluasi : bagian cerpen yang mana konflik masalah yang dihadapi oleh tokoh yang semakin memuncak. Konflik mulai menuju bagian klimaks dan mendapatkan penyelesaian atas masalah yang terjadi.Resolusi : yaitu bagian cerpen yang menunjukkan akhir permasalahan yang terjadi pada cerpen. Pada bagian ini terdapat penjelasan dari pengarang mengenai solusi permasalahan yang dialami tokoh.Koda : pada bagian ini berisikan amanat atau pesan moral yang ingin disampaikan penulis pada pembaca.

Pelajari lebih lanjut :  Materi tentang macam-macam cerita https:// brainly.co.id/tugas/30659181Materi tentang unsur intrinsik cerpen https:// brainly.co.id/tugas/25880288Materi tentang Jenis-jenis cerpen https:// brainly.co.id/tugas/10848900 Detil Jawaban

Kelas : XII  

Mapel : Bahasa Indonesia  

Bab : Bab 1 - Cerpen, Novel, atau Hikayat]  

Kode : 12.1.1  

#JadiRankingSatu


15. Contoh cerpen yang bertemakan Kehidupan sehari-Hari


Judul: Kartu ATM ku
“Sekarang menggunakan kartu ATM kalian!”, perintah Bu Nisa, guru Agama kami.

ATM itu singkatan dari Aku Tidak Menyontek. Untuk mendapat kartu itu kami harus mematuhi sebuah peraturan, yaitu tidak menyontek. Kartu ATM dipakai kala ulangan dan kala latihan. Tapi, saya tidak mempunyai kartu ATM, sebab saya orangnya tidak pandai dan malas belajar.

Akhirnya, ulangan pun dimulai. Aku mengerjakan soal-soal itu. Tapi, nomer 1, 3, 4, 7 dan 9, saya kesulitan. Kulihat ke sampingku untuk bertanya. Sayangnya ia memakai kartu ATM. Kulihat ke arah lain. Mereka termasuk memakai kartu ATM.

Bu Nisa tersenyum melihatku. Akhirnya, saya pun menanyakan ke Varia bersama dengan mengancam kalau tidak jawab, ia tidak bakal boleh pulang denganku. Tapi, ia menyatakan kartu ATMnya. Aku mulai mulai kesal. Aku pun menjawab soal itu bersama dengan asal-asal.

Saat Pulang…

Aku langsung berlari ke mobil Ayah. Aku biarkan Varia mencariku. Biarin aja dia mencariku. Siapa suruh ia tidak memberiku jawaban. Aku pun memasuki mobil Ayah. Kak Fani, kakak perempuanku, telah berada di dalam mobil.

“Varia mana, Len?”, tanya Ayah. “Mana saya tahu”, ucapku sambil menyaksikan ke arah Ayah.

“Kita menunggu aja, ya”, kata Ayah.
Aku benci mendengar Ayah bicara begitu. Kulihat Varia mengakses pintu mobil bersama dengan muka pucat dan penuh bersama dengan keringat.

“Kamu kenapa tinggalin aku, Len?”, tanya Varia.

“Siapa suruh tadi kamu begitu”, ucapku bersama dengan suara sedikit kasar.

“Varia, kamu menggunakan kartu ATM juga?”, tanya Kak Fani.

“Iya, Kak”, jawab Varia. “Kakak termasuk ada”, kata Kak Fani sambil menyatakan kartu ATMnya.

“Kartu ATM itu apa?”, tanya Ayah.

Kak Fani dan Varia mengatakan kartu ATM kepada Ayah. Aku hanya terduduk diam memandangi jendela. Setelah selesai menjelaskan, Ayah pun mengerti.

“Wah… Helen ada?”, tanya Ayah. “Nggak ada, Yah”, jawabku menundukkan kepalaku.

“Kamu tahu, gak, Len? Kalau turut ATM, kami bakal bisa kelebihan, loh”, kata Varia sambil menyodorkan sebuah kertas.

“Wah… Aku senang ikut, Var. Besok saya daftar, deh mirip Pak Stanlius. Kamu temeni aku, ya, Var”, ucapku tersenyum sesudah membaca kertas itu. “Ok”, kata Varia.



Tetangga yang Buruk

Pada suatu pagi hari yang cerah seorang pria kurus berbadan besar yang bernama, Budi keluar dari rumahnya untuk mencari suatu pekerjaan. Dia pergi menuju halte bus yang terletak beberapa blok dari rumahnya. Saat ia melewati rumah tetangga yang berada di samping rumahnya, Budi secara tidak sengaja menjatuhkan dokumen penting di halaman tetangganya tersebut.

Namun, pada saat itu tetangganya yang bernama Deni kebetulan sedangmelihat keluar jendela. Ia pun melihat Budi yang menjatuhkan sebuah kertas tepat di depan rumahnya.

“Kenapa orang itu membuang sampah di depan rumahku? Sepertinya dia sengaja menjatuhkan kertas itu dari sakunya dan sengaja untuk mengotori halaman depanku,” kata Deni kesal.

Budi dan Deni adalah tetangga baru. Mereka baru saja pindah ke rumah mereka masing – masing, tetapi mereka belum pernah saling menyapa sehingga mereka tidak saling mengenal satu sama lain.
Melihat kejadian tersebut, Deni kesal terhadap tetangga barunya itu. Tapi bukannya ia pergi keluar dan mengatakan sesuatu, dia malah merencanakan balas dendam untuk tetangga tersebut.

Pada malam harinya, Deni memutuskan untuk melaksanakan rencana balas dendam, yang telah dia buat sebelumnya. Dia mengambil keranjang sampah dan membawanya pergi ke rumah Budi secara diam – diam, lalu Deni membuang sampah – sampah tersebut di depan halaman Budi. Namun ternyata, saat itu Budi juga sedang berdiri di balik jendela dan melihat kejadian tersebut. Budi juga tidak keluar untuk menegur Andi. Sebaliknya, dia juga merencanakan hal serupa untuk membalas perbuatan tersebut.

Keesokan harinya Budi membereskan semua sampah yang berserakan di halam rumahnya. Kemudian, saat dia memunguti sampah – sampah tersebut, dia menemukan kertas yang merupakan dokumen penting miliknya berada di antara sampah – sampah itu. Budi sangat terkejut dengan apa yang ditemukannya itu sehingga memunculkan prasangka – prasangka yang buruk memenuhi kepalanya.

“Kurang ajar, ternyata dia tidak hanya berniat untuk mengotori halamanku, dia juga mencuri dokumen pentingku. Awas saja tunggu pembalasanku,” gerutu Budi dari dalam hati.

Budi pun merencanakan hal yang buruk untuk balas dendam. Kemudian, Dia menemukan sebuah ide yang cukup buruk untuk tetangganya itu. Malam itu dia menelepon seorang peternak sapi dan memesan kotoran sapi itu untuk dikirimkan ke alamat Deni dengan alasan sebagai pupuk untuk menyuburkan halamannya. Tentu saja, keesokan harinya, Deni mendapati halamannya penuh dengan kotoran sapi yang sangat menjijikan dan bau busuk. Dia pun merasa yakin bahwa ini semua merupakan perbuatan licik tetangganya. Segera setelah dia membersihkan kotoran – kotoran itu, ia kembali menyusun rencana untuk membalas dendam.
Advertisement



“Ternyata dia mengajakku untuk berperang,” kata Andi sambil mengerutkan dahinya.

Pada akhirnya kedua tetangga ini terus menerus melakukan hal yang sama untuk mengotori halaman rumah tetangga mereka masing - masing. Peristiwa ini terus berulang, Budi terus mengotori halaman Andi, dan begitu jua sebaliknya.

Bahkan tindakan balas dendam yang dilakukan kedua tetangga ini semakin parah dan membahayakan. Hanya karena menjatuhkan kertas yang tidak disengaja kini beralih sampai tindakan yang lebih parah, seperti mengemudikan truk di halaman, mencabuti semua tanaman, melempari batu, dan kotoran. Hingga terjadilah suatu peristiwa yang sangat membahayakan, Budi membakar pagar tetangganya, tetapi api semakin membesar dan melahap rumah mereka berdua, sehingga membakar harta dan melukai diri mereka.

Akhirnya kedua tetangga tersebut berakhir di rumah sakit, dan harus menghabiskan beberapa waktu di ruangan yang sama.Pada awalnya mereka menolak untuk berbicara satu sama lain. Namun, pada suatu hari keheningan tersebut pecah. Mereka saling berbincang dan seiring waktu berlalu, mereka menjadi teman, hingga sampai pada suatu hari mereka akhirnya membahas tentang awal mula permusuhan tersebut. Mereka pun menyadari bahwa kejadian tersebut diawali oleh sebuah kertas yang jatuh dan menyebabkan kesalah pahaman di antara mereka.Jika saja mereka tidak berdiam diri dan menegur tetanggnya dari awal mungkin mereka tidak berada di rumah sakit dan tempat tinggal mereka masih utuh.

Namun, pada akhirnya, kini mereka telah menjadi teman, mereka saling membantu untuk pulih dari luka-luka mereka, dan mereka berdua juga bekerja sama untuk membangun kembali rumah mereka.



Video Terkait


Posting Komentar untuk "Contoh Cerpen Tentang Kehidupan Sehari Hari"