Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Umat Islam Harus Berkompetisi Dalam Kebaikan


Mengapa Umat Islam Harus Berkompetisi Dalam Kebaikan

mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan ?

Daftar Isi

1. mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan ?


untuk mendapatkan pahala (dapat pahala, masuk surga)

atau

karena kebaikan termasuk sebagian dari iman1. Karena ada dalilnya (Al - Maidah 2)
2. Karena memang salah satu ciri2 orang mukmin itu tidak pernah puas dalam beribadah

2. Mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan?


kalo berkompetisi dalam kejahatan itu adalah curang dan licik. sama aja tidak jujur, islam mengajarkan umatnya untuk bersifat jujur
Karena, Islam mengajar tentang kebaikan, bukan keburukan :)

3. mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan


Bismillah..Allah Swt. Berfirman:“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Q.S. Al-Baqarah (2) ayat 148Surah Al-Baqarah ayat 148 mengandung ajaran bahwa setiap umat Islam harus memiliki jiwa kompetisi dalam melakukan kebaikan dimanapun & kapanpun adanya.Kebaikan adalah semua bentuk amal yang didasarkan iman kepada Allah & memiliki manfaat positif bagi diri sendiri & orang lain.Sesuai kandungan surah Al-Baqarah ayat 148, dalam urusan berbuat baik Anda harus berkompetisi. Artinya, Anda harus berusaha menjadi orang yang banyak berbuat kebaikan dengan dasar Iman, sehingga menjadi yang terbaik di hadapan Allah Swt.Sudahkan Anda memiliki jiwa berkompetisi dalam setiap amal baik Anda?~* SEMANGAT SORE *~ Maaf Agak digaya Gayakanagar mendapat pahala dan insyaallah masuk surganya Allah SWT.

4. Jelaskan bagaimana Anda sebagai umat Islam harus mempersiapkan diri dalam berkompetisi dalam Globalisasi?


Jawaban:

dengan cara menghargai antar agama yang lain

Penjelasan:

maaf kalo gak salah


5. apa yang akan terjadi ketika umat islam berkompetisi secara tidak baik ?bantuin bund​


Halo! Semoga jawaban ini cukup membantu!

➡ Jawaban:

Apa yang akan terjadi ketika umat islam berkompetisi secara tidak baik ?

Alasan mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan sendiri yaitu guna menjadikan umat Islam senantiasa berubah ke arah yang lebih baik sehingga mampu melewati kehidupan di dunia dengan mudah dan mendapat kehidupan akhirat yang jauh lebih baik.  

Jadi, jika umat islam berkompetisi secara tidak baik  maka yang akan terjadi ialah;

Umat islam tidak akan mampu melewati kehidupan di dunia dengan mudah dan sulit mendapat kehidupan akhirat yang diharapkan.

Penjelasan:

Oleh karena itu, seorang muslim yang baik adalah yang berkompetisi dalam urusan dunia secara baik.

-Tap love, jadikan jawaban terbaik bila bermanfaat yaa


6. Alasan mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan yaitu guna menjadikan umat islam senantiasa berubah ke arah yang lebih baik sehingga mampu melewati kehidupan di dunia dengan mudah dan mendapat kehidupan akhirat yang jauh lebih baik.


Jawaban: intinya : FASTABIQUL KHOIROT

Penjelasan:karena berkompetisi sama dengan "berlomba lomba" dalam kebaikan itu HARUSSSS bahkann sampai di wajib kann karena allah juga tak akan sungkan memberi pahala untuk umat nya yang suka mengejar dlm hal kebaikan


7. islam sebagai yang sempurna telah mengajarkan prinsip hidup berkompetisi dalam kebaikan.total dan menyeluruh,dan dapat membuat beruntung, namun mengapa masih ada umat islam yang tidak menerapkan prinsip berkompetisi dalam kebaikan? faktor-faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah​


Jawaban:

faktor-faktor yang menyebabkan orang tidak menerapkan prinsip berkompetisi dalam kebaikan yaitu karena merasa dirinya sudah cukup lalu banyak Orang beranggapan bahwa takdirnya itu sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa sehingga tidak perlu adanya kompetisi antara umat dalam kebaikan pada dasarnya kebaikan itu kan dari diri sendiri bukan terinspirasi dari orang lain


8. Kita umat Islam dianjurkan untuk berkompetisi dalam kebaikan .Jelaskan meurut pendapatmu ! *​


Jawaban:

menurut saya ,anjuran untuk berkompetisi dalam kebaikan maksudnya adalah kita harus berlomba-lomba dalam mengejar hal kebaikan agar berguna baik kehidupan dunia maupun akhirat


9. 1. Kenapa umat islam harus berkompetisi dalam hal kebaikan ?2. Mengapa Allah memerintahkan umat islam untuk bekerja keras ?


Umat Islam dituntut untuk senantiasa berkompetisi dalam hal kebaikan. Oleh sebab itu dalam berbagai ceramah kita sering mendengar anjuran untuk berkompetisi dalam kebaikan. Kalimat anjuran tersebut adalah “Fastabiqul Khairat” yang artinya kurang lebih berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.

► INTI JAWABAN:

Lalu kenapa umat islam harus BERKOMPETISI DALAM KEBAIKAN? Setidaknya ada beberapa alasan yang mendasari anjuran berkompetisi dalam kebaikan tersebut, yakni sebagai berikut:

● Berkompetisi dalam hal kebaikan adalah perintah Allah SWT yang disebutkan langsung dalam ayat suci Al-Quran tepatnya pada Surah Al-Baqrah ayat 148. Mematuhi perintah Allah adalah sebuah kewajiban bagi umat Islam.
● Berkompetisi dalam kebaikan penting sebab kebaikan tidak bisa ditunda-tunda dan seharusnya disegerakan karena ajal manusia tak bisa ditebak, bisa datang kapan saja.
● Anjuran berkompetisi dalam kebaikan adalah motivasi bagi umat islam untuk saling tolong menolong dan saling bahu membahu dalam berbuat kebaikan.
● Berkompetisi dalam kebaikan dan ketakwaan diperintahkan juga di dalam Surah Al-Maidah ayat 2.

Dan lain lain.

Selain berkompetisi dalam kebaikan, Allah juga memerintahkan Umat Islam untuk bekerja keras. Alasan mengapa Allah Subahanahu Wa Ta’ala memerintahkan UMAT ISLAM UNTUK BERKERJA KERAS adalah sebagai berikut:

● Kerja keras adalah usaha manusia dalam menjemput rezeki dari Allah.
● Kerja keras adalah bagian dari usaha manusia dalam mengubah nasibnya seperti yang Allah tegaskan dalam surah Ar-Ra’d ayat 11.
● Umur seorang muslim harus diisi dengan kerja keras agar bisa bersaing dengan manusia lainnya.
● Muslim ditakdirkan sebagai khalifah di muka bumi, takdir Allah tersebut harus dijalankan dengan cara senantiasa bekerja keras dan produktif dalam beramal.

Untuk memahami materi ini lebih baik, silahkan simak penjelasan pada tautan berikut: 

Pengertian Fastabiqul Khairat brainly.co.id/tugas/647374
Mengapa Kita Harus Bekerja Keras brainly.co.id/tugas/4318865

• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • 

Kelas           : XI (2 SMA)
Pelajaran     : Pendidikan Agama Islam
Kategori      : Berlomba-lomba Dalam Kebaikan
Kata Kunci  : Al-Baqrah, Kebaikan, Lomba, Kompetisi, Takwa

10. tolong isiin plissdalam berkompetisi di segala aspek kehidupan umat-umat Islam di perintahkan agar selalu berpegangan pada apa sajakah?​


Jawaban:

Al-Qur'an, hadist, penceramah.

mohon maaf jika salah

Jawaban:

di landaskan dengan al-qur'an dan as- sunnah

Penjelasan:

maaf ya kalau salah


11. Mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan?


supaya saling baik antara umat muslim
No chaoskarena setiap kebaikan akan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain ..
dan setiap kebaikan juga pasti ada balasannya (pahala)

12. Islam sebagai agama yang sempurna telah mengajarkan prinsip hidup berkompetisi dalam kebaikan. Apabila prinsip ini dilakukan secara total dan menyeluruh, dapat membuat seseorang menjadi umat Islam yang beruntung. Namun, mengapa masih ada umat Islam yang tidak menerapkan prinsip berkompetisi dalam kebaikan? Jelaskan alasannya disertai dengan faktor faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi.​


Jawaban:karena merasa diri nya kaya

Penjelasan:

suatu kebaikan adalah hal yg gratis akan tetapi mereka lebih memilih dosa yg bayar dibandingkan yg gratis


13. mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan?


          Secara singkat, alasan mengapa umat islam harus berkompetisi dalam kebaikan yaitu guna menjadikan umat Islam senantiasa berubah ke arah yang lebih baik sehingga mampu melewati kehidupan di dunia dengan mudah dan mendapat kehidupan akhirat yang jauh lebih baik.

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

           Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Qs. Al-Baqarah : 148)

           Manusia merupakan makhluk sempurna yang telah diciptakan oleh Allah SWT, salah satu sifat mendasar yang dimiliki manusia ialah tidak pernah puas. Sikap tidak pernah puas ini akan memiliki makna yang positif apabila digunakan dalam jalan kebaikan.

           Seruan dari Allah SWT kepada umat Islam guna berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan, tidak lain dan tidak bukan guna menjadikan umat Islam semakin lebih baik di setiap waktunya.  Dalam kompetisi, tentu kita ingin selalu unggul, salah satu cara agar dapat selalu unggul ialah menambah kemampuan kita. Bahkan ketika kita dalam posisi tertinggal, kita akan selalu mencari cara agar kemampuan kita mampu melebihi pesaing kita. Itulah alasan, mengapa Allah SWT mewajibkan kita untuk berkompetisi dalam hal kebaikan.

Baca Juga     : Contoh perilaku dan sikap berlomba-lomba dalam kebaikan di kehidupan sehari-hari di link https://brainly.co.id/tugas/3126140  

           

           Semoga jawaban kakak dapat membantu, apabila masih terdapat pertanyaan yang lain, jangan ragu ajukan pertanyaanmu di Brainly ya.

Detail Tambahan

Kelas             : XI

Pelajaran       : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Kategori         : Bab 6 - Membangun Bangsa melalui Perilaku Taat, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja

Kata Kunci     : Fastabiqul Khairat, Dalil Naqli, Alasan, Contoh Sikap

Kode              : 11.14.6 [Kelas 11 Agama Bab 6 - Membangun Bangsa melalui Perilaku Taat, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja]


14. mengapa umat islam harus taat kepada aturan, berkompetisi dalam kebaikan dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan?


karena supaya kehidupan umat islam menjadi lebih baik dan terhindar dari api neraka

15. mengapa masih ada umat Islam yang tidak menerapkan prinsip berkompetisi dalam kebaikan dan jelaskan alasannya disertai dengan faktor-faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadibantu jawab​


Banyak sekali umat Islam yang tidak menerapkan prinsip berkompetisi dalam kebaikan, alasannya adalah karena suatu yang baik dan halal pasti akan lebih sulit dilakukan daripada suatu yang buruk, karena adanya godaan dari setan, jika dalam diri seseorang tidak tertanam aqidah, syari’ah, dan ihsan, ia akan mudah memperoleh godaan dari setan. Beberapa faktor yang menyebabkan  umat Islam yang tidak menerapkan prinsip berkompetisi dalam kebaikan adalah:

1. Pergaulan yang buruk (salah memilih teman).

2. Pengaruh bacaan atau film (tontonan) yang buruk.

3. Lemahnya Pendidikan dan pengetahuan tentang agama Islam  yang dimiliki. dsb

Pembahasan:

Berkompetensi dalam kebaikan (berlomba-lomba dalam kebaikan) dalam agama Islam disebut dengan fastabiqul khairat. Sebagai manusia yang diciptakan oleh Allah SWT, kita tidak pernah tau sampai kapan kita hidup didunia ini, dan perlu kita kitahui bahwa kita hidup di dunia hanya sementara dan semua yang bernyawa didunia ini pasti akan mati. Oleh sebab itu, sebagai umat Islam hendaknya kita senantiasa berlomba lomba melakukan kebaikan selama masa hidup kita, sebelum ajal menjemput.

Dalam Firman Allah Swt, surah Al Baqarah ayat 148 dijelaskan perintah berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka, berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. (Al Baqarah: 148).

Pelajari Lebih Lanjut

Pelajari Lebih Lanjut tentang pengertian fastabiqul khairat pada link https://brainly.co.id/tugas/647374

#BelajarBersamaBrainly

#SPJ1


Video Terkait


Posting Komentar untuk "Mengapa Umat Islam Harus Berkompetisi Dalam Kebaikan"